Membuat FTP Server (File Transfer Protocol) di Linux


Oke, lama nggak nyempetin ngeblog mulai sekarang pengen nyempetin nulis blog meski 1 atau 2 patah kata. hari ini sebetulnya nggak mud banget buat ngeblog apalagi buat ngoprek si tux ditengah-tengah kesibukan memimpin himatif_UTM, tapi motivasi baru muncul ditengah acara programing contest melihat upaya yang begitu sulit untuk meraih kesuksesan, akhirnya aku mencari aktivitas yang membuat aku melupakan kemalasanku, akhirnya ku pilih ngoprek tux tapi yang masih newbie bagiku yaitu jaringan, ketika itu sengaja buka-buka dan terpikat dengan FTP server.

langsung saja nggak usah basa-basi, apa sih kebutuhanmu untuk membuat FTP server dilinux? sebenarnya banyak pilihan mulai dari vsftpd, ftpd, wu-ftpd, proftpd, pureftpd, tftpd, wzdftpd, hingga atftp yang itu semua sudah tersedia di repository. kebetulan aku pake ubuntu, tapi sama kok kalo pake non ubuntu. dan selanjutnya aplikasi apa yang aku pake membuat FTP server? jawabanya adalah vsftpd. kenapa aku pake vsftpd, bukan alasan baru yang aku jawabkan melainkan alasan classic. kenapa? yang pertama segi keamanan, yang kedua segi kemudahan, dan yang ketiga segi banyaknya tutorial. hehehe…

Pertama yang kamu saipkan aplikasi vsftpd, karena ada di repo maka caranyapun simple

buka terminal dan ketikkan:

$ sudo apt-get install vsftpd

Selanjutnya akan terinstall sendiri aplikasi vsftpd

kemudian atur sesuai kebutuhan ftp server yang kamu buat di /etc/vsftpd.conf tapi sebelum di oprek atau di costumize pengaturan dengan selera kita sebaiknya terlebih dahulu membuat file salinan dari vsftpd.conf dengan mengetikkan:

$ sudo cp /etc/vsftpd.conf /etc/vsftpd.conf.salin

Setelah anda buat salinan, terserah anda mau costumize seperti apa sesuai fungsi Script didalamnya, yang sudah ada masing-masing fungsi di man vsftpd, tapi yang terpenting beberapa file berikut nih diaktifkan n diganti eneblenya.

anonymous_enable, pengaturan ini akan diset menjadi NO supaya hanya user yang terdaftar di server saja yang bisa menggunakan layanan FTP/user default anonymous tidak bisa masuk.

local_enable, pengaturan ini berguna untuk mengizinkan user lokal login ke server FTP, diset YES.

write_enable, pengaturan ini untuk menentukan apakah seorang user diizinkan menulis ke suatu direktori atau tidak, dengan kata lain melakukan unggah (upload) ke direktori home-nya , diset YES.

ftpd_banner, pengaturan ini untuk menentukan pesan selamat datang saat seorang user login, misal pengen menuliskan “Selamat datang di FTP afif” maka tulisan defaultnya “welcome bla bla bla” diganti dengan kata-kata yang kita inginkan.

chroot_local_user, pengaturan ini cukup penting, karena untuk membatasi user agar tidak bisa berpindah dari folder default FTP.

cara mengeneblekan hanya dengan menghilngkan tanda # pada setiap pengaturan.

kemudian agar anda bisa menjalankan vsftpd yang sudah anda costumize ketikkan:

$ sudo /etc/init.d/vsftpd restart

Kemudain yang lumayan penting lagi bagaimana meset pengaturan agar folder default FTP tidak di /home/ caranya mudah, hanya dengan menambah script:

local_root=<folder yang anda inginkan sebagai default>

Selanjutnya bagaimana untuk menjalankan layanan vsftpd, mudah coba langung lewat browser dengan mengetikkan ftp://localhost atau dengan menjalankan di terminal:

$ ftp localhost

Connected to localhost.

220 Selamat datang diFTP afif.

Name (localhost:afif): afif

331 Please specify the password.

Password:

230 Login successful.

Remote system type is UNIX.

Using binary mode to transfer files.

ftp> pwd

257 "/"

ftp> cd /media/HIBURAN/MUSIC/

ftp>

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: